sinusitis maksilaris
Sinus maksilaris
merupakan sinus yang paling besar dan juga paling sering mengalami infeksi atau
peradangan. Pasien pada kasus ini didiagnosis dengan sinusitis maksilaris kronis yang ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik serta didukung dengan
pemeriksaan penunjang. Dari anamnesis didapatkan keluhan hidung tersumbat serta
riwayat pilek berulang sejak satu tahun yang lalu. Pilek disertai pengeluaran
sekret kental berwarna putih. Keluhan hidung tersumbat ini juga disertai keluhan pusing yang sering dirasakan oleh
pasien. Terkadang pasien merasakan nyeri disekitar bagian hidung jika pilek
kambuh. Selain itu, pasien juga mngeluhkan ada benjolan di rongga hidung
sebelah kiri, namun keluhan mimisan disangkal pasien.
Pada pemeriksaan fisik sekret mukopurulen pada rongga hidung bagian kiri dan kanan. Didapatkan adanya massa
berwarna putih keabuan di bagian konka media. Pada pemeriksaan penunjang foto Rontgen dengan posisi Water’s didapatkan gambaran perselubungan pada sinus maksilaris
kiri dan kanan.
Untuk rencana penatalaksanaan yang dilakukan pada penderita ini pada
intinya adalah untuk mengeluarkan sekret dari sinus dengan cara irigasi. Untuk
menghilangkan agen penyebab infeksi, diberikan antibiotik. Sinusitis maksilaris
kronis umumnya diterapi dengan antibiotik spektrum luas seperti amoksisilin,
ampisilin atau golongan sefalosforin.Dalam hal ini dipilih cefadroxyl sebagai
antibiotik untuk mengeradikasi kuman penyebab, dengan alasan antibiotik ini
merupakan antibiotik spektrum luas, tingkat resistensi lebih rendah dibanding
golongan penisilin, serta aman diberikan untuk pasien yang berusia 9 tahun.
Antibiotik diberikan selama 10 hari. Untuk
mengurangi keluhan hidung tersumbat serta nyeri dan pusing, dapat diberikan
kombinasi dekongestan dan analgetik.
Diberikan Demacolin 3x1 jika gejala masih ada.
Untuk keluhan benjolan di rongga hidung sebelah kiri (polip), direncanakan
untuk dilakukan operasi pengangkatan polip (polipektomi) untuk mengurangi
sumbatan yang diakibat oleh massa tersebut. Sebelum dilakukan operasi, tetap
diberikan pengobatan simptomatik untuk mengurangi keluhan hidung tersumbat,
nyeri, serta pusing yang dirasakan oleh pasien.
Komentar
Posting Komentar