definisi pengetahuan
Pengetahuan adalah kesan didalam pikiran manusia sebagai
hasil pengguaanpanca indranya dan berbeda dengan kepercayaan (beliefs), takhayul (superstition), dan penerangan-penerangan yang keliru(misinformation). (Soekanto, 2003, hlm. 8).
Pengetahuan (Knowledge) juga diartikan sebagai hasil
penginderaan manusiaatau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang
dimilikinya (mata, hidungdan sebagainya) dengan sendirinya pada waktu
pengindraan sehingga menghasilkanpengetahuan. Hal tersebut sangat dipengaruhi
oleh intensitas perhatian dan persepsiterhadap objek (Notoatmodjo. 2007.hlm.
140).
Menurut Roger (1974, dalam Notoatmodjo,2003, hal. 139)
mengatakan bahwasebelum orang mengadopsi perilaku baru, di dalam diri orang
tersebut terjadi prosesyang berurutan, yakni:
1).Awarness (kesadaran), yakni orang tersebut menyadaridalam arti mengetahui
stimulus (objek) terlebih dahulu.
2). Interest, yakni orang yangmulai
tertarik pada stimulus.
3).Evaluation, menimbang-nimbang baik dan tidaknyastimulus tersebut
bagi dirinya.
4).Trial ,orang yang telah mencoba perilaku baru.
5).Adoption,yakni subjek telah berperilaku baru sesuai dengan pengetahuan, kesadaran,dan sikapnya terhadap stimulus.
Pengetahuan seseorang terhadap objek mempunyai intensitas
atau tingkatan yang berbeda-beda. Secara garis besar dibagi dalam 6 tingkat
pengetahuan :
a. Tahu (know)
Tahu diartikan hanya sebagai recall (memanggil) memori yang telah ada
sebelumnya
setelah mengamati sesuatus (Notoatmodjo. 2010.hlm.27). Oleh sebab itu tahu ini
merupakan tingkat pengetahuan yang paling rendah. Kata kerja untuk mengukur
bahwa orang tahu tentang apa yang dipelajari antara lain : menyebutkan,
menguraikan, mendefinisikan, menyatakan,
dan sebagainya. (Notoatmodjo. 2007.hlm. 140-141).
b. Memahami (comprehension)
Memahami suatu objek bukan sekedar tahu terhadap objek
tersebut, tidak
sekedar
dapat menyebutkan, tetapi orang tersebut harus dapat menginterpretasikan secara
benar tentang objek yang diketahui tersebut (Notoatmodjo. 2010.hlm. 27-28).
c. Aplikasi (aplication)
Aplikasi diartikan
apabila seseorang yang telah memahami objek yang dimaksud dapat menggunakan
atau mengaplikasikan prinsip yang telah diketahui tersebut pada situasi yang
lain.
(Notoatmodjo. 2010.hlm. 28 ).
d. Analisis (analysis)
Analisis adalah kemampuan
seseorang untuk menjabarkan dan memisahkan, dan mencari hubungan antara
komponen-komponen yang terdapat dalam suatu masalah atau objek yang diketahui.
Indikasi bahwa pengetahuan seseorang telah sampai pada tingkat
analisis adalah apabila orang tersebut telah dapat membedakan, atau
mengelompokan, membuat diagram (bagan) terhadap pengetahuan atas objek tersebut. (Notoatmodjo,2010).
e. Sintesis (synthesis)
Sintesis menunjukan kepada suatu
kemampuan seseorang untuk merangkum atau meletakan dalam satu hubungan yang
logis dari komponen-komponen pengetahuan yang dimiliki. Dengan kata lain
sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun formulasi baru dari
formulasi-formulasi yang telah ada (Notoatmodjo. 2010).
Komentar
Posting Komentar