terapi katarak kongenital


Penanganan katarak kongenital tergantung pada tipe unilateral atau bilateral, adanya kelainan mata lain, dan saat terjadinya katarak. Katarak kongenital prognosisnya kurang memuaskan bergantung pada bentuk katarak dan mungkin sekali pada mata tersebut telah terjadi ambliopia. Bila terdapat nistagmus, maka keadaam ini menunjukkan hal yang buruk pada katarak kongenital.5,6
Pengobatan katarak kongenital bergantung pada:5,6
1. Katarak total bilateral, dimana sebaiknya dilakukan pembedahan secepatnya segera setelah katarak terlihat.
2. Kattarak total unilateral, yang biasanya diakibatkan trauma, dilakukan pembedahan 6 bulan setelah terlihat atau segera sebelum terjadinya strabismus, bila terlalu muda akan mudah terjadi ambliopia bila tidak dilakukan dengan segera. Perawatan untitk ambliopia sebaiknya dilalculcan sebaik-baiknya.
3. Katarak total unilateral, memptmyai prognosis yang buruk, karena mudah sekali terjadinya ambliopia, karena itu sebaiknya dialakukan pembedahan secepat mungkin, dan diberikan kacamata segera dengan latihan bebat mata.
4. Katarak biletaral parsial, biasanya pengotatan lebih konservatif sehingga sementara dapat dicoba dengan kaeamata atau midriatika, bila terjadi kekendian yang progresif disertai dengan mulainya tanda-tanda strabismus dan ambliopia maka dilakukan pembedahan, biasanya mempunyai prognosis yang lebih baik.7
Tindakan pengobatan pada katarak congenital adalah operasi :4,7
a) Operasi katarak kongenital dilakukan apabila reflex fundus tidak nampak.
b) Biasanya bila katarak bersifat total, operasi dapat dilakukan pada usia 2 bulan atau lebih muda bila telah dapat dilakukan pembiusan.
Tindakan bedah yang umum dikenal adalah disisio lensa, ekstraksi linear dan eksraksi dengan aspirasi.4,5,7
1. Disisio Lensa                      
Tindakan bedah pada disisio lensa adalah dengan merobek kapsul anterior lensa dengan harapan badan lensa yang cair keluar. Bahan lensa yang keluar mengalir bersama dengan cairan (humor aquos) atau difagositosis oleh makrofag. Setelah terjadi absorbs sempurna, maka mata menjadi afakia atau tidak mempunyai lensa lagi.
2: Ekstraksi linear dan aspirasi
Ekstraksi linear dibuat insisi pada kornea dan dilakukan robekan pada kapsul anterior lensa. Dimasukkan sendok Daviel ke dalam blik mata atau lensa kemudian lensa. Pada saat sekarang untuk mengeluarkan badan lensa dapat dilakukan dengan aspirasi selanjutnya luka kornea dapat dijahit kembali. Bila ada bahan lensa yang masih tertinggal diharapkan seperti pada disisio lentis yaitu sisa lensa uu akan keluar bersama cairan mata dan difagositosis.
Masalah penatalaksanaan yang utama pada katarak kongenital adalah ambliopia. Pada kasus katarak congenital bilateral, interval waktu antara operasi kedua mata harus sependek mungkin untuk menghindari timbulnya ambliopia pada mata kedua. Apabila akan dilakukan tindakan tersebut, sebaiknya dilakukan dalam beberapa minggu pertama kehidupan.6
Tindakan bedah secara dini dilaporkan menghasilkan penglihatan yang baik untuk katarak unilateral dan bilateral. Kemudian, diupayakan koreksi dengan kaca mata atau lensa kontak jangka panjang yang harus sering diubah untuk mendapatkan koreksi yang optimal. Tatalaksana lensa kontak membutuhkan input dan motivasi dari orang tua anak. Lensa intraocular sekarang ini semakin banyak digunakan pada anak di atas usia 2 tahun. Mata menjadi bertambah miopik dengan pertambahan usia anak, namun demkian sulit membuat pilihan kekuatan lensa.6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

luka lecet

Anestesi Lokal

demam berdarah dengue